Sempat ditolak, hakim tetap jadikan Hamdan saksi sidang Ahok

Share

 

Sidang Lanjutan Ahok.

Harianekspres.com – Penasihat hukum terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama meragukan independensi ahli yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mereka meminta Majelis Hakim tidak menjadikan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hamdan Rasyid sebagai saksi ahli.

Tri Moeljadi, ketua tim penasihat hukum Basuki atau akrab disapa Ahok mengatakan, kapasitas Hamdan yang juga tercatat sebagai pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dianggap tidak independen bila dijadikan sebagai ahli. Sebab MUI telah menetapkan sikap dan pendapat keagamaan bahwa Ahok telah melakukan tindakan penistaan agama.

“Kami sangat meragukan independen beliau sebagai ahli. Apakah kapasitas ini yang kami persoalkan. Kalau dijadikan saksi fakta kami tidak masalah, tapi ini sebagai ahli, kami keberatan,” kata Tri dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (7/2).

Dia menambahkan, saat ini Hamdan masih tercatat sebagai anggota komisi fatwa dalam kepengurusan MUI. Oleh karena itu Tri menilai, Hamdan merupakan bagian dari masalah.

“Orang yang bagian dari persoalan tidak bisa jadi bagian dari solusi atau pemecahan satu masalah,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Mukartono membantah penolakan yang dilakukan Penasihat Hukum Ahok. Pasalnya Ali mengaku, ahli yang dihadirkan dari MUI sangat relevan dengan kasus yang bersinggungan dengan penodaan pada Islam.

“Tuduhan-tuduhan tidak independen itu kesimpulan sepihak. Sesuai dakwaan kami, yang bersentuhan agama, sehingga ahli dari MUI sangat relevan. Mohon majelis hakim untuk mengabaikan,” terangnya.

Meski mendapat penolakan dari tim Ahok, majelis hakim tetap meneruskan kesaksian Hamdan sebagai ahli. Alasannya pertimbangan majelis hakim akan dilakukan usai Hamdan menyampaikan keterangan.

“Prinsipnya penasehat hukum dan Jaksa Penuntut Umum punya hak. Tentu dipakai atau tidak sesuai keterangan saksi, akan kami pertimbangkan dalam putusan setelah mendengarkan kesaksian,” tegasnya.Editor – Windy


Share

Related Post

Leave a reply