Rupiah Terpantau Stabil di Posisi Rp13.369/USD

Share

Harianekspres.com – Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pagi jelang akhir pekan terpantau stabil dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.368 per USD. Meski demikian, tetap perlu ada kewaspadaan mengingat nilai tukar rupiah berpeluang melemah di sepanjang hari ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis 2 Februari, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.369 per USD. Day range nilai tukar rupiah di kisaran Rp13.362 per USD hingga Rp13.383 per USD dengan year to date return di minus 0,78 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.373 per USD.

Sementara itu, inflasi mengalami kenaikan melebihi ekspektasi Bank Indonesia (BI) dan mendekati titik tengah targetnya. Sedangkan imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) mengalami penguatan hanya tipis tetapi nilai tukar rupiah ditutup stabil walaupun sempat menguat di pembukaan dengan terasa USD yang masih lemah di pasar Asia.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, tekanan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bisa kembali terjadi, terangkat oleh sentimen kenaikan inflasi dan kembalinya penguatan dolar index. Kondisi seperti ini tentu harus diwaspadai.

“Fokus akan langsung beralih ke angka pertumbuhan 2016 yang akan dirilis Senin mendatang dan diperkirakan melambat,” kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Di sisi lain, Ketua the Fed Janet Yellen masih optimistis dan USD naik tipis. Dolar index naik tipis usai rilis FOMC meeting yang memutuskan mempertahankan Fed Fund Rate (FFR) target. Optimisme dari pidato Yellen masih membuka peluang kenaikan di masa depan.

Sedangkan kenaikan dolar index juga dibantu ISM manufacturing AS yang naik semalam walaupun tekanan pelemahan USD masih cukup tinggi usai tuduhan manipulasi kurs oleh Donald Trump kepada otoritas moneter Zona Euro dan Jepang. (ab/jo)


Share

Related Post

Leave a reply