Pasutri Tewas Tertimpa Pohon, Bayinya Menangis Minta ASI

Share

Ilustrasi

Harianekspres.com – Pasangan suami istri (pasutri) Miftah Abdillah Achmad (26) dan Rustiana Imala Putri
(25) yang tewas tertimpa pohon tumbang di Jalan Lenteng Agung Timur,
Jagakarsa, Jakarta Selatan, di dekat FO kampus UI, Sabtu (4/2/2016)
sore, diketahui meninggalkan seorang anak laki-laki berusia 9 bulan
bernama Alfa Naufal Nareswara.

Meninggalnya pasutri alumnus IPB, warga Pabuaran, Cibinong, Bogor,
tersebut, membuat Alfa merana dan kini menjadi yatim piatu.
Bahkan sejak Sabtu sore, Alfa kerap menangis berkepanjangan, menanti
ibunya pulang untuk mendapatkan ASI.

Kapolsek Beji Komisaris Bambang yang ikut mengantarkan jenasah pasutri
ke rumah mereka di Pabuaran, Cibinong, Bogor, Sabtu tengah malam,
bersama jajaran aparat Polsek Jagakarsa menuturkan, saat jenasah tiba
di rumah duka, para kerabat korban menuturkan bahwa Alfa menangis sejak
sore menunggu ASI dari ibunya.

Sebab selama ini, Alfa masih mengandalkan ASI ibunya dan tidak pernah
diberi susu formula.

“Sewaktu saya antar kedua jenasah ke rumah korban, ada tangisan bayi
sangat kencang dari dalam rumah. Kata ibu korban, sang bayi yang
namanya Alfa menunggu ibunya untuk minum ASI. Saya sedih sekali
mendengarnya, karena kini ibunya saya antar sudah meninggal dunia,”
kata Bambang, Minggu (5/2/2017).

Bambang menuturkan tangisan sang bayi tak juga reda meski sejumlah
kerabat menenangkan dan mencoba memberinya susu formula.
Sebab sang bayi tampaknya hanya mau minum ASI ibunya.

“Saya terenyuh sekali melihat anak korban. Pengen nangis saya
melihatnya. Apalagi saya gak bisa berbuat apa-apa. Sebab ibunya sudah
meninggal dunia dan jenasahnya saya antar malam itu,” kata Bambang.
Menurut Bambang yang dibutuhkan dalam diinginkan sang bayi hanyalah
kehadiran ibunya dan hal itu tak mungkin lagi terwujud.”Hati saya
benar-benar sedih dan trenyuh sekali saat itu,” kata Bambang.

Bambang mengaku baru kali ini mendapatkan pengalaman cukup menyedihkan
dan membuat hatinya sangat trenyuh.

“Apalagi oleh tetangga, pasutri yang tewas karena pohon tumbang itu
dikenal supel dan ramah,” katanya.

Menurut Bambang pasutri yang tewas akibat pohon tumbang itu, baru
sekitar dua tahun menikah.

“Menurut keluarga mereka baru menikah 2015 lalu dan kini dikaruniai
seorang bayi berusia 9 bulan,” katanya.

Saat kejadian katanya pasutri Miftah dan Rustiana baru saja menghadiri
pernikahan rekannya di Jakarta dengan mengendarai sepeda motor dan
hendak kembali ke rumah mereka di Pabuaran, Bogor, Jawa Barat.
Seperti diketahui sebuah pohon besar, umbang di Jalan Lenteng Agung
Timur, Jakarta Selatan dekat Universitas Indonesia, Sabtu (4/2/2017)
sore.

Akibat pohon tumbang tersebut dua orang meninggal dunia.
“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu kedua orang korban
sedang berboncengan di sepeda motor dan tertimpa pohon,” ujar Kapolsek
Jagakarsa Kompol Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.
Adapun identitas kedua orang yang meninggal adalah, Miftah Abdillah
Achmad (26) dan Rustiana Imala Putri (25). Keduanya merupakan pasutri
warga Pabuaran, Bogor, Jawa Barat.
Selain menimpa Miftah dan Rustiana, pohon tumbang tersebut juga menimpa
satu unit mobil Mitsubishi Grandis yang tengah melintas.
Beruntung, pohon tersebut hanya mengenai bagian belakang mobil dan
menyebabkan penyok.(bum)

Editor(Juanda)


Share

Related Post

Leave a reply