Menkominfo Bantah Ada Penyadapan Ponsel SBY

Share

Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono

Harianekspres.com – Menteri Komunikasi dan Indormatika Rudiantara membantah ada lembaga pemerintah yang sengaja  menyadap ponsel Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY menyampaikan kecurigaan itu dalam konferensi pers menyikapi tudingan adanya perbincangan dengan Ketua MUI Ma’ruf Amin sekitar  Oktober tahun lalu.

“Saya sudah cek, saya rasa tidak ada lembaga
negara yang melakukan penyadapan. Seperti kurang
kerjaan saja,” tegas Rudiantara usai menghadiri acara Google NewsLab di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu 1 Februari 2017.

Rudiantara mengatakan, berdasarkan aturan hukum yang berlaku, tidak ada lembaga yang diperbolehkan menyadap, kecuali terkait masalah hukum. Hal tesebut juga hanya dapat dilakukan dengan perintah resmi penyidik untuk mendapatkan barang bukti.

“Kecuali lembaga-lembaga yang berdasarkan undang-
undang menetapkan mereka diperbolehkan melakukan
perekaman, contohnya KPK dan intelijen. Selebihnya
tidak diperbolehkan,” jelas Rudiantara.

Rudiantara telah mengecek semua lembaga dan aparat negara untuk memperkuat argumentasi itu. Namun, ia memang belum mendengar langsung keluhan SBY soal itu.

“Saya melakukan pengecekan karena mendapat banyak
pertanyaan terkait hal ini, terutama dari wartawan
di istana,” ucap dia. Rudiantara.

Sebelumnya, SBY mengutarakan telah mendengar rumor penyadapan terhadap dirinya sejak September tahun lalu. Namun, SBY mengaku tak serta merta percaya dengan kabar itu. Apalagi, mantan Presiden dan Wakil Presiden, kata dia, mendapatkan pengawalan Paspampres. Tak hanya mengawal kegiatan, Pampampres juga menjaga rahasia percakapan. – Editor Abi


Share

Related Post

Leave a reply