Dugaan Korupsi Pajak Rp 2,1 M di Palembang Masuk Tahap 2

Share

ilustrasi

Harianekspres.com – Palembang – Polresta Palembang menyerahkan ke tahap dua berkas
penyidikan kasus dugaan korupsi dana pajak Rp 2,1 miliar.
Tersangka dalam kasus ini Erfan Kusnadar, Kepala Seksi
Pemeriksaan Dispenda Pemkot Palembang.

Hal itu disampaikan, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol
Maruly Pardede kepada wartawan, Kamis (9/2/2017). Maruly
menjelaskan, tersangka Erfan terlibat dugaan korupsi dana
pajak tahun 2011-2012.

“Hari ini penyerahan tahap dua ke pihak Kejari Palembang.
Tersangka dengan barang bukti uang tunai Rp 743 juta, satu
mobil Honda CRV tahun 2009, termasuk dokumen sekaligus kita
serahkan,” kata Maruly.Kasus dugaan korupsi dan pencucian uang
ini, kata Maruly dilakukan tersangka dengan cara memalsukan
tanda tangan. Dalam modusnya, tersangka memalsukan tanda
tangan petugas penerima setoran pajak atas nama Magdalena Ria
Sita Roza.

“Setelah memalsukan tanda tangan, uang setoran pajak diambil
tersangka,” kata Maruly.

Adapun dana pajak yang dikorupsi, kata Maruly, pertama dari
hotel Djayakarta pada September hingga Desember 2011 sebesar
Rp 409.042.258. Terhitung April hingga Desember 2012 dengan
hotel yang sama tersangka menggelapkan dana pajak sebesarp Rp
1.198.258.222.

Selanjutnya, pajak Hotel Sahid Imara dari Januari hingga
Desember 2012 sebesar Rp 528.758.348 juga diduga dikorupsi
tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Sumsel, pada Oktober
2016 negara telah dirugikan sebesar Rp 2.130.050.311,” tutup
Maruly.Editor – Windy


Share

Related Post

Leave a reply