Ceker Mukjizat

Share

Ilustrasi ceker

Harianekspres.com – BANYAK anggapan orang, memakan ceker ayam dengan harapan menjadi gesit dalam bekerja dan menghasilkan uang. Namun, itu hanya anggapan yang kebenarannya, belum bisa dibuktikan secara ilmiah.
Nah khepa ani kham gawoh, pekhcaya api mawek (Nah… bagaimana kata kita saja, percaya atau tidak).
Namun, di Tiongkok, ada tradisi menyantap makanan penuh berkat, mengunyah kudapan ringan macam ceker phoenix—sebutan Tionghoa untuk kaki ayam. Padahal, cakar ayam dianggap rendah, tidak dimakan, dan dibuang di Barat. Petani sering menggilingnya jadi pakan ternak.
Tapi di sebagian besar negara Asia, dengan orang lebih suka makan daging bertulang, panganan ini dianggap lezat. Pada Tahun Baru Imlek, warga Tionghoa suka mengudap makanan yang dianggap penuh rahmat itu.
Sangun mak dok bandingan bangikni kik sup kakhau no. Dang kik titokko, wat-wat gawoh (Memang tidak ada bandingan enaknya sup ceker itu. Jangan kalau dibuang, ada-ada saja). – (ab/jo)


Share

Related Post

Leave a reply