Cabut Laporan, Irwan-Siti Berdamai

Share

IKTIKAD BAIK: Irwan Saputra menunjukkan surat perdamaian dan surat pencabutan laporan di Polda Lampung pada jumpa pers di Restaurant Begadang II kemarin

Harianekspres.com – Langkah Irwan Saputra memperkarakan calon bupati
(cabup) Pringsewu Siti Rahma atas dugaan penipuan Rp900 juta berujung
damai. Hal itu setelah kedua belah pihak sepakat membuat perjanjian
damai secara tertulis di atas meterai.

Pada perjanjian yang ditandatangani Siti Rahma dan Irwan Saputra pada 6
Februari 2017 ini, kedua belah pihak sepakat berdamai. Keduanya juga
menyatakan tidak akan melakukan tindakan hukum di kemudian hari, baik
secara perdata maupun pidana.

“Kami, kedua belah pihak telah sepakat damai. Artinya, dari pihak kita
sudah mencabut laporan di Polda Lampung,” ungkap Irwan Saputra saat
konferensi pers bersama pihak Siti Rahma, kemarin.

Irwan juga menyatakan telah mencabut laporannya di Polda Lampung. Irwan
menegaskan, tidak ada pihak manapun yang mengintervensi niatan baiknya
untuk berdamai, pasca pemberitaan di media cetak maupun online beberapa
hari belakangan.

“Ini bukan persoalan politik. Ini hanya kesalahpahaman. Kami tetap
keluarga, dan urusan ini pribadi, alias di luar partai maupun
pemanfaatan ajang Pilkada. Jadi jangan dikait-kaitkan dengan politik,”
ujar Irwan sambil menunjukkan surat perdamaian serta surat pencabutan
laporan di Polda Lampung.

Senada, Darwis Ekalaya selaku juru bicara keluarga Siti Rahma
menjelaskan, pada prinsipnya persoalan ini hanya kesalahpahaman.
Artinya, kedua belah pihak sudah sepakat damai tanpa adanya tuntutan
apapun.

“Saya mewakili keluarga besar. Pada prinsipnya ini bukan sebuah
persoalan tapi kesalahpahaman. Karena itu kami sudah sama-sama
beritikad baik. Semua sudah klir saat di rumah adiknya bapak Irwan yang
merupakan kepala Pekon Tambangrejo. Kita juga sangat menghargai dan
menghormati sikap Pak Irwan yang telah mencabut laporannya ke Polda,”
terangnya.

Darwis juga menyayangkan banyak pihak yang tidak bertanggungjawab
memanfaatkan persoalan ini. “Karena mungkin di Pringsewu sedang pesta
demokrasi jadi banyak yang memanfaatkannya. Kami minta media juga agar
menjernihkan suasana. Hari ini klir, tidak ada masalah. Hanya
miskomunikasi saja, dan jangan dikaitkan dengan isu politik apalagi ada
intervensi,” tandasnya.
(Juanda)


Share

Related Post

Leave a reply